WordPress adalah sistem manajemen konten (CMS) paling populer di dunia, menjalankan jutaan situs web. Fleksibilitas dan kemudahannya membuatnya menjadi pilihan utama. Namun, seperti perangkat lunak lainnya, terkadang ia mengalami masalah. Memahami error yang paling umum adalah kunci untuk menjaga situs Anda tetap berjalan lancar.
Berikut adalah daftar 20 error WordPress yang paling sering dihadapi oleh pengguna, serta langkah-langkah yang harus Anda ambil untuk menyelesaikannya.
I. Error Fatal dan Server-Side
Ini adalah jenis error yang sering kali menghentikan situs Anda sepenuhnya atau membuatnya tidak dapat diakses.
1. Error Establish Database Connection
Ini adalah salah satu error yang paling menakutkan karena membuat seluruh situs Anda tidak berfungsi dan menampilkan pesan sederhana ini.
-
Penyebab Utama: Kredensial database yang salah (nama database, nama pengguna, atau kata sandi) di file
wp-config.php, database yang rusak, atau masalah pada server database Anda. -
Solusi:
-
Periksa
wp-config.php: Verifikasi kembali nama database, username, dan password di file ini. -
Perbaiki Database: Tambahkan kode berikut ke
wp-config.php(di atas baris “That’s all, stop editing!”):define('WP_ALLOW_REPAIR', true);Setelah itu, kunjungihttp://situsanda.com/wp-admin/maint/repair.phpuntuk menjalankan perbaikan. Jangan lupa hapus baris kode tersebut setelah perbaikan selesai. -
Hubungi Hosting: Jika kredensial sudah benar, mungkin ada masalah server database di sisi penyedia hosting Anda.
-
2. White Screen of Death (WSOD)
Situs Anda hanya menampilkan layar putih kosong tanpa pesan error sama sekali.
-
Penyebab Utama: Biasanya disebabkan oleh konflik plugin atau tema yang menggunakan terlalu banyak memori atau memiliki kode yang buruk.
-
Solusi:
-
Nonaktifkan Plugin: Akses folder
wp-content/pluginsmelalui FTP atau File Manager, dan ganti namanya menjadiplugins_old. Ini akan menonaktifkan semua plugin. Jika situbs kembali normal, ganti namanya kembali, lalu aktifkan plugin satu per satu untuk mengidentifikasi pelakunya. -
Ganti Tema: Jika menonaktifkan plugin tidak berhasil, ganti nama folder tema aktif Anda di
wp-content/themes(sehingga WordPress beralih ke tema default seperti Twenty Twenty-Four). -
Tingkatkan Batas Memori: Tambahkan baris
define('WP_MEMORY_LIMIT', '256M');ke filewp-config.phpAnda.
-
3. Error Memori Habis (Fatal Error: Allowed Memory Size)
Anda melihat pesan error seperti: Fatal error: Allowed memory size of X bytes exhausted…
-
Penyebab Utama: PHP kehabisan memori yang dialokasikan untuk skrip. Ini sering terjadi saat menjalankan plugin yang berat atau mengunggah gambar beresolusi sangat tinggi.
-
Solusi:
-
Tingkatkan Batas Memori PHP: Ini adalah solusi paling umum. Tambahkan
define('WP_MEMORY_LIMIT', '256M');ke filewp-config.phpAnda. -
Edit
php.ini: Jika Anda memiliki akses, ubah nilaimemory_limitmenjadi256Matau lebih tinggi.
-
4. Error Internal Server Error (Error 500)
Pesan error umum dan tidak jelas yang berarti ada sesuatu yang salah di server.
-
Penyebab Utama: File
.htaccessyang rusak, batas memori PHP yang habis, atau konflik plugin. -
Solusi:
-
Perbaiki
.htaccess: Akses file.htaccessmelalui FTP. Unduh salinannya, lalu hapus versi server. Jika situs Anda berfungsi, buka Pengaturan > Permalink di dashboard WP dan simpan pengaturan tanpa mengubah apa pun (ini akan menghasilkan file.htaccessyang baru dan bersih). -
Tingkatkan Batas Memori: (Lihat Solusi Error Memori Habis)
-
Nonaktifkan Plugin: (Lihat Solusi WSOD)
-
5. Error 404 Not Found pada Permalink
Halaman depan (homepage) situs Anda berfungsi, tetapi saat mengklik tautan atau pos, Anda mendapatkan Error 404 Not Found.
-
Penyebab Utama: File
.htaccessrusak atau pengaturan permalink di WordPress salah. -
Solusi:
-
Simpan Ulang Permalink: Buka Pengaturan > Permalink di dashboard WP. Cukup klik tombol Simpan Perubahan tanpa mengubah apa pun. Ini akan meregenerasi file
.htaccess. -
Perbaiki
.htaccessSecara Manual: (Lihat Solusi Internal Server Error)
-
II. Error terkait Login dan Administrasi
Masalah yang mencegah Anda masuk ke dashboard admin WordPress.
6. Terkunci dari Area Admin (Lupa Kata Sandi)
Tidak bisa masuk karena lupa kata sandi.
-
Penyebab Utama: Jelas, lupa kata sandi!
-
Solusi:
-
Reset melalui Email: Gunakan tautan “Lost your password?” di halaman login.
-
Reset melalui PHPMyAdmin: Akses database Anda melalui cPanel. Cari tabel
wp_users, temukan user Anda, dan ubah nilai di kolomuser_pass. Pastikan untuk memilih fungsi MD5 sebelum menyimpan kata sandi baru.
-
7. Error Too Many Redirects
Anda melihat pesan error yang mengatakan bahwa laman telah dialihkan berkali-kali (ERR_TOO_MANY_REDIRECTS).
-
Penyebab Utama: Konflik antara pengaturan URL WordPress (Pengaturan > Umum) dan pengaturan SSL/HTTPS server atau plugin pengalihan.
-
Solusi:
-
Periksa Pengaturan URL: Pastikan Alamat WordPress (URL) dan Alamat Situs (URL) di Pengaturan > Umum sama persis (misalnya, keduanya harus menggunakan
https://atau keduanya menggunakanhttp://). -
Hapus Cookie: Coba bersihkan cache dan cookie peramban Anda.
-
Nonaktifkan Plugin: Plugin cache atau SSL sering menjadi penyebabnya.
-
8. Error Tidak Dapat Mengunggah Gambar (HTTP Error)
Saat mencoba mengunggah gambar ke Perpustakaan Media, Anda mendapatkan pesan error generik “HTTP error”.
-
Penyebab Utama: Batasan memori PHP, izin file yang salah, atau masalah pada pustaka gambar server (misalnya, GD atau Imagick).
-
Solusi:
-
Tingkatkan Batas Memori: (Lihat Solusi Error Memori Habis)
-
Ubah Pustaka Gambar: Tambahkan kode berikut ke file
functions.phptema Anda untuk memaksa WordPress menggunakan pustaka GD daripada Imagick (atau sebaliknya):
-
add_filter( 'wp_image_editors', 'change_graphic_lib' );
function change_graphic_lib($array) {
return array( 'WP_Image_Editor_GD', 'WP_Image_Editor_Imagick' );
}
(Atau hanya menyertakan WP_Image_Editor_GD untuk memaksa GD)
Periksa Izin File: Pastikan folder wp-content/uploads dan sub-foldernya memiliki izin 755.
III. Error Keamanan dan Pembaruan
Masalah yang muncul saat berinteraksi dengan pembaruan atau saat ada celah keamanan.
9. Mode Pemeliharaan Macet (Briefly Unavailable for Scheduled Maintenance)
Setelah pembaruan inti WordPress, situs Anda macet di mode pemeliharaan.
-
Penyebab Utama: Proses pembaruan terputus, dan file temporer
.maintenancetidak dihapus. -
Solusi:
-
Hapus File
.maintenance: Akses root instalasi WordPress Anda melalui FTP/File Manager. Cari file bernama.maintenancedan hapus. Situs akan kembali normal.
-
10. Error Izin File (File Permission Error)
Anda tidak dapat menginstal plugin, memperbarui core, atau menghapus file.
-
Penyebab Utama: Izin file/folder yang salah di server Anda, sehingga WordPress tidak dapat menulis atau membaca data.
-
Solusi:
-
Setel Ulang Izin: Melalui FTP/File Manager, atur ulang izin file dan folder:
-
Semua Folder: Atur ke 755.
-
Semua File: Atur ke 644.
-
-
Hubungi Hosting: Beberapa hosting mengizinkan Anda untuk menyetel ulang izin melalui alat di cPanel.
-
11. Error Syntax Error
Anda melihat pesan error seperti: Parse error: syntax error, unexpected ‘…’ in /path/to/file.php on line X.
-
Penyebab Utama: Anda atau developer Anda tidak sengaja menyisipkan kode PHP yang salah (misalnya, tanda titik koma yang hilang atau tanda kurung yang salah) saat mengedit file tema atau plugin.
-
Solusi:
-
Identifikasi Baris: Pesan error memberi tahu Anda file mana dan baris mana yang memiliki masalah.
-
Perbaiki Kode: Akses file tersebut melalui FTP/File Manager dan perbaiki kesalahan syntax (misalnya, tambahkan tanda titik koma
;yang hilang).
-
12. Error Mixed Content
Ini terjadi setelah Anda bermigrasi dari HTTP ke HTTPS. Browser menunjukkan ikon gembok rusak/peringatan.
-
Penyebab Utama: Meskipun situs Anda dimuat melalui HTTPS, beberapa sumber daya (gambar, skrip, CSS) masih dimuat menggunakan URL HTTP lama.
-
Solusi:
-
Instal Plugin SSL: Gunakan plugin seperti Really Simple SSL yang secara otomatis mengganti semua URL HTTP lama menjadi HTTPS.
-
Perbaikan Database Manual: Lakukan pencarian dan penggantian (Search and Replace) di database untuk mengubah semua instansi
http://situsanda.commenjadihttps://situsanda.com.
-
IV. Error Lain yang Sering Muncul
13. Pesan Error The Link You Followed Has Expired
Ini terjadi saat Anda mencoba mengunggah tema atau plugin dari file ZIP.
-
Penyebab Utama: File yang Anda unggah melebihi batas ukuran file PHP atau batas waktu eksekusi PHP server.
-
Solusi:
Tingkatkan Batas Unggah: Tambahkan baris berikut ke file php.ini Anda:
upload_max_filesize = 64M post_max_size = 64M max_execution_time = 300
Unggah Manual: Unggah plugin atau tema secara manual melalui FTP ke folder wp-content/plugins atau wp-content/themes.
14. WordPress Otomatis Logout
Anda terus-menerus terlempar dari dashboard admin.
-
Penyebab Utama: Pengaturan URL WordPress yang tidak cocok (error umum jika Anda mengakses dengan
www.tetapi pengaturan URL tanpawww.). -
Solusi:
-
Periksa URL: Pastikan Alamat WordPress (URL) dan Alamat Situs (URL) di Pengaturan > Umum sama persis, baik menggunakan
https://www.situsanda.comatauhttps://situsanda.com.
-
15. Error Gambar Thumbnail Tidak Dibuat
Gambar di Perpustakaan Media terlihat, tetapi gambar mini yang dihasilkan hilang (sering terlihat sebagai ikon file rusak).
-
Penyebab Utama: Server Anda kehabisan memori saat mencoba membuat gambar mini, atau ada masalah dengan pustaka GD/Imagick (lihat poin 8).
-
Solusi:
-
Tingkatkan Batas Memori: (Lihat Solusi Error Memori Habis)
-
Regenerasi Thumbnail: Gunakan plugin seperti Regenerate Thumbnails setelah memperbaiki masalah memori untuk memastikan semua gambar mini yang hilang dibuat ulang.
-
16. Error Pembaruan Gagal (Update Failed)
Saat memperbarui plugin atau tema, Anda mendapatkan pesan error umum.
-
Penyebab Utama: Masalah koneksi ke WordPress.org, atau batas waktu eksekusi skrip (time-out) saat proses pembaruan berjalan.
-
Solusi:
-
Coba Lagi: Biasanya masalah temporer.
-
Nonaktifkan Firewall: Plugin keamanan/firewall mungkin memblokir koneksi outbound ke server pembaruan.
-
Hapus Plugin Secara Manual: Hapus plugin melalui FTP, lalu instal ulang versi terbaru dari dashboard.
-
17. Error Formulir Kontak Tidak Terkirim
Pengguna mengirim formulir, tetapi Anda tidak menerima email.
-
Penyebab Utama: WordPress menggunakan fungsi email PHP default (
wp_mail()) yang sering diblokir oleh server untuk mencegah spam. -
Solusi:
-
Gunakan SMTP: Instal plugin SMTP seperti WP Mail SMTP dan konfigurasikan WordPress untuk mengirim email melalui layanan SMTP eksternal (misalnya Gmail, SendGrid, atau layanan email hosting Anda) yang jauh lebih andal.
-
18. Error Curl Error 28: Operation timed out
Ini muncul saat WordPress mencoba mengambil data dari sumber eksternal (misalnya, memeriksa pembaruan plugin atau menggunakan editor blok).
-
Penyebab Utama: Koneksi antara server Anda dan server eksternal terputus karena waktu habis (time-out). Sering disebabkan oleh firewall yang terlalu ketat atau masalah DNS server.
-
Solusi:
-
Periksa DNS: Pastikan server Anda dapat me-resolve nama domain eksternal.
-
Hubungi Hosting: Ini adalah masalah server yang seringkali hanya dapat diperbaiki oleh provider hosting dengan menyesuaikan pengaturan firewall atau waktu timeout cURL.
-
19. Error Disk Quota Exceeded
Anda tidak dapat mengunggah file, dan Anda melihat pesan error yang menunjukkan batas kuota ruang disk telah tercapai.
-
Penyebab Utama: Anda telah menggunakan semua ruang disk yang dialokasikan oleh paket hosting Anda.
-
Solusi:
-
Hapus File Besar: Hapus backup lama, file tema/plugin yang tidak terpakai, atau file media berukuran besar.
-
Kosongkan Folder Cache: Bersihkan semua cache yang dihasilkan oleh plugin caching Anda.
-
Tingkatkan Paket Hosting: Jika situs Anda terus berkembang, ini mungkin saatnya untuk meningkatkan batas ruang disk.
-
20. Error Warning: Cannot modify header information – headers already sent
Pesan warning ini muncul di bagian atas situs dan dapat mengganggu fungsi.
-
Penyebab Utama: Adanya spasi, baris kosong, atau karakter lain sebelum tag pembuka
<?phpatau setelah tag penutup?>di file PHP, biasanyawp-config.phpataufunctions.php. -
Solusi:
-
Periksa File yang Disebutkan: Pesan error akan menunjukkan file dan baris yang bermasalah.
-
Hapus Spasi: Akses file melalui editor dan pastikan karakter pertama di file adalah
<?phpdan tidak ada spasi atau baris kosong sama sekali sebelum itu. Pastikan juga tidak ada apa-apa setelah tag penutup?>(terkadang lebih baik menghapus tag penutup?>di file tema dan plugin).
-
Kesimpulan
Sebagian besar error WordPress dapat diselesaikan dengan langkah-langkah troubleshooting dasar:
-
Selalu Backup: Pastikan Anda memiliki backup terbaru sebelum mencoba perbaikan apa pun.
-
Uji Plugin: Nonaktifkan dan aktifkan plugin satu per satu untuk mengisolasi konflik.
-
Periksa
wp-config.php: File ini adalah inti dari instalasi Anda; kesalahan kecil dapat menyebabkan bencana. -
Tingkatkan Batas Memori: Batas memori PHP yang rendah adalah penyebab paling umum dari error fatal.
Dengan menguasai solusi untuk 20 error umum ini, Anda dapat menjaga situs WordPress Anda tetap online, cepat, dan aman.
Jangan biarkan 20 error umum ini, mulai dari White Screen of Death hingga Internal Server Error, menghambat potensi bisnis online Anda. Jika Anda merasa kewalahan dengan troubleshooting atau ingin mencegah masalah teknis sebelum terjadi, Layanan Web Development Cakrabirawa Digital siap menjadi benteng digital Anda. Hubungi kami hari ini untuk mendapatkan audit kesehatan situs, layanan pemeliharaan profesional, dan strategi digital yang teruji, memastikan situs WordPress Anda tidak hanya bebas error tetapi juga beroperasi pada kinerja puncaknya untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.