APP Amprah Obat Anestesi
Di lingkungan rumah sakit, pengelolaan obat-obatan anestesi tergolong ke dalam kategori krusial dan berisiko tinggi (high-alert / controlled medication). Pengamprahan (proses permintaan, pendistribusian, dan pencatatan) obat anestesi dari instalasi farmasi ke kamar...
Kunjungi website
Tentang proyek
Latar belakang dan pekerjaan yang kami lakukan.
Di lingkungan rumah sakit, pengelolaan obat-obatan anestesi tergolong ke dalam kategori krusial dan berisiko tinggi (high-alert / controlled medication). Pengamprahan (proses permintaan, pendistribusian, dan pencatatan) obat anestesi dari instalasi farmasi ke kamar operasi (OK) membutuhkan akurasi 100%, pengawasan ketat, serta alur persetujuan (approval) yang presisi dan dapat dipertanggungjawabkan.
RSUD Tarakan membutuhkan solusi digitalisasi untuk menggantikan alur pencatatan amprah manual. Alifbata Digital dipercaya untuk membangun SIPANDU (Sistem Informasi Pengamprahan Obat Anestesi)—sebuah aplikasi berbasis web kustom yang dirancang khusus untuk mengotomatisasi alur amprah obat, memantau stok secara real-time, serta menjaga transparansi rantai pasok obat anestesi di rumah sakit.
🛠️ Teknologi yang Digunakan
-
Back-End Architecture: PHP (Custom Application Development)
-
Database Management: MySQL / MariaDB (Optimized Relational Schema)
-
Front-End UI: Responsive Hospital Dashboard (HTML5, CSS3, JavaScript)
-
Security & Compliance: Role-Based Access Control (RBAC), Audit Trail Log Engine
💡 Solusi & Deskripsi Teknis
Mengingat tingginya standar regulasi keselamatan pasien (patient safety) dan akreditasi rumah sakit, Alifbata Digital memilih pendekatan custom web development menggunakan PHP. Hal ini dilakukan untuk memastikan sistem memiliki performa yang sangat cepat, aman, fleksibel, serta terbebas dari beban skrip yang tidak diperlukan.
Berikut adalah fitur teknis dan arsitektur sistem yang kami kembangkan:
1. Alur Kerja Amprah Digital & Multi-Level Approval Workflow
SIPANDU menyederhanakan alur birokrasi pengamprahan obat tanpa mengorbankan fungsi kontrol:
-
Formulir Permintaan Elektronik: Tim medis/anestesi di ruang operasi dapat mengajukan kebutuhan obat anestesi secara digital dalam hitungan detik.
-
Verifikasi Berjenjang: Sistem mengintegrasikan logika approval workflow kustom berbasis PHP. Permintaan obat secara otomatis diteruskan ke pihak verifikator (Apoteker/Kepala Instalasi Farmasi) untuk disetujui, disiapkan, hingga diserahterimakan.
(Saran Visual: Screenshot antarmuka alur persetujuan amprah obat dan status proses secara real-time).
2. Monitoring Stok Real-Time & Kontrol Obat High-Alert
Mencegah terjadinya selisih stok (stock opname disparity) maupun kekosongan obat saat tindakan operasi darurat:
-
Track & Trace: Pencatatan detail mencakup nomor batch, tanggal kadaluarsa (expired date), kuantitas keluar-masuk, serta sisa stok obat secara real-time.
-
Peringatan Dini (Alert System): Sistem memberikan notifikasi otomatis jika stok obat anestesi berada di bawah batas minimum atau jika ada obat yang mendekati masa kadaluarsa.
3. Keamanan Data & Fitur Audit Trail Ketat
Karena melibatkan golongan obat-obatan yang diawasi ketat, keamanan dan akuntabilitas data menjadi prioritas utama:
-
Role-Based Access Control (RBAC): Membatasi hak akses sistem secara ketat berdasarkan peran pengguna (Admin, Dokter Anestesi, Perawat OK, dan Petugas Farmasi).
-
Comprehensive Audit Trail: Setiap tindakan di dalam sistem (siapa yang mengajukan, menyetujui, mengubah, dan mengeluarkan obat beserta stempel waktu/timestamp) dicatat otomatis oleh sistem PHP secara terenkripsi untuk kebutuhan audit internal rumah sakit.
4. Performa Tinggi & Responsif di Perangkat Medis
Aplikasi web dirancang agar ringan dan dapat diakses dengan cepat melalui komputer kerja (workstation) maupun tablet medis yang digunakan petugas di kamar operasi, tanpa hambatan loading.
(Saran Visual: Screenshot antarmuka dashboard statistik penggunaan obat dan laporan rekapitulasi).
📈 Hasil Akhir (The Result)
Pengembangan sistem SIPANDU berbasis PHP oleh Alifbata Digital sukses mentransformasi manajemen amprah obat anestesi di RSUD Tarakan menjadi 100% terdigitalisasi.
Sistem ini tidak hanya memangkas waktu proses administrasi amprah obat, tetapi juga menghilangkan risiko kesalahan pencatatan manual, meningkatkan efisiensi kerja tim medis dan farmasi, serta memperkuat standar akuntabilitas pengelolaan obat-obatan high-alert di lingkungan rumah sakit.
Galeri proyek
Ketuk gambar untuk melihat ukuran penuh.
Tim di balik proyek
Orang-orang yang mengerjakan proyek ini.
Punya proyek serupa?
Ceritakan kebutuhan Anda, kami bantu wujudkan.
Proyek lainnya
Lihat karya kami yang lain.