Memahami cara kerja media, menguatkan tim, dan meluaskan manfaat di era algoritma
Hari ini, syiar tidak lagi berhenti di mimbar dan majelis taklim. Ia berpindah, menyebar, dan bergema di layar-layar genggam, di tangan santri, alumni, wali santri, hingga masyarakat luas yang tak pernah datang ke pondok sekalipun. Sebuah ceramah yang dulu hanya didengar puluhan jamaah, kini bisa menjangkau ribuan orang dalam hitungan jam. Sebaliknya, konten yang baik pun bisa tenggelam tanpa jejak bila tidak dikelola dengan cara berpikir yang tepat.
Di sinilah letak persoalannya. Media digital adalah ladang dakwah yang baru; luas, cepat, dan terbuka. Namun ia bukan ruang kosong yang netral. Ada logika yang bekerja di baliknya, algoritma yang menentukan konten mana yang naik dan mana yang tenggelam, pola perilaku audiens yang harus dipahami, serta ritme kerja keredaksian yang menuntut kedisiplinan dan kolaborasi. Menguasai mimbar tidak otomatis berarti menguasai layar.
Workshop ini hadir untuk menjembatani jarak itu. Selama dua hari, kita akan belajar bersama bagaimana kantor media dan orang-orang di dalamnya bekerja. Bagaimana sebuah ide diolah menjadi konten, bagaimana konten didistribusikan, dan bagaimana algoritma di berbagai platform menentukan sampai atau tidaknya pesan itu ke audiens yang dituju. Kita juga akan menggali pertanyaan yang lebih mendasar dan khas bagi kita, model media dan konten seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan MALNU? Sebab tidak semua yang viral itu bermanfaat, dan tidak semua yang bermanfaat harus mengikuti arus yang sama.
Namun lebih dari sekadar teori, ruang ini dirancang sebagai tempat berlatih. Kita tidak akan berhenti pada "tahu", melainkan bergerak menuju "mampu". Karena itu, workshop diawali dengan asesmen untuk memetakan di mana posisi teman-teman saat ini, apa yang sudah dimiliki, apa yang masih perlu dikuatkan. Dari sana, sebagian besar waktu akan diisi dengan diskusi, latihan berpikir, dan praktik langsung. Fasilitator hadir bukan untuk menggurui, tetapi untuk menemani teman-teman berpikir, mencoba, keliru, memperbaiki, dan menemukan cara kerjanya sendiri.
Muaranya satu, dan kita jaga bersama sepanjang dua hari nanti, lahirnya tim yang solid dan saling terintegrasi antarlembaga di lingkungan MALNU. Tim yang mampu menghasilkan konten yang tidak hanya bernilai manfaat, tetapi juga punya jangkauan dan keterlibatan yang luas, sehingga sungguh-sungguh membantu meluaskan syiar pondok pesantren, khususnya MALNU.
Semoga ikhtiar dua hari ini menjadi bagian kecil dari khidmah kita yang lebih besar. Selamat datang, dan selamat belajar bersama.
Secara umum, workshop ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan dasar mengelola media digital untuk kepentingan syiar. Secara khusus, di akhir kegiatan peserta diharapkan:
Agar tujuan di atas tercapai, kegiatan ini berpijak pada beberapa prinsip:
Rundown bersifat indikatif dan dapat disesuaikan dengan hasil asesmen serta dinamika di lapangan.
Di akhir dua hari, kegiatan ini menargetkan beberapa keluaran konkret:
Workshop ini bukan titik akhir, melainkan titik mulai. Dua hari tentu tidak cukup untuk menjadikan seseorang mahir, tetapi cukup untuk menyalakan cara berpikir yang benar, menumbuhkan rasa percaya diri untuk mencoba, dan merekatkan tim yang akan meneruskan kerja ini ke depan. Selebihnya adalah istikamah, dan itulah ruh dari setiap syiar.
Semoga Allah memudahkan setiap langkah kita dalam berkhidmah untuk pesantren dan umat.
Ngaglik, Sleman, DIY | dodo@mojok.co | 0813-8737-0911
Overview:
Seorang profesional di dunia digital dengan pengalaman lintas fungsi selama lebih dari 15 tahun. Memiliki spesialisasi dalam Optimasi Mesin Pencari (SEO), Web Development, Strategi Branding, Konsultan Komunikasi Politik, dan kepenulisan. Berpengalaman memimpin operasional media digital dan merintis solusi inovatif untuk mengakselerasi bisnis melalui jalur maya. Saat ini merintis perusahaan Alifbata Digital sebagai wadah transformasi digital yang inklusif.
Memimpin Departemen Riset, Inovasi, dan Teknologi (RIT) yang bertanggung jawab atas pengembangan teknologi, riset produk, dan inovasi digital di lingkungan Mojok.co.